{"id":127,"date":"2012-06-22T01:59:42","date_gmt":"2012-06-22T01:59:42","guid":{"rendered":"http:\/\/ikom.apmd.ac.id\/?p=127"},"modified":"2012-06-22T01:59:42","modified_gmt":"2012-06-22T01:59:42","slug":"lulusan-stpmd-sampai-timor-leste","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/lulusan-stpmd-sampai-timor-leste\/","title":{"rendered":"LULUSAN STPMD SAMPAI TIMOR LESTE"},"content":{"rendered":"<p>Tribun Jogja, 29 Mei 2012<\/p>\n<p>Pada Sabtu, 26 Mei 2012 lalu, STPMD \u201cAPMD\u201d Yogyakarta mewisuda 129 lulusan yang terdiri dari 8 lulusan Diploma tiga, 102 Sarjana (S1), dan 19 lulusan Pascasarjana (S2). Hingga saat ini STPMD \u201cAPMD\u201d telah berhasil meluluskan 14.633 lulusan. Para lulusan ini tersebar di seluruh penjuru tanah air dan  negeri tetangga (Timor Leste). Mereka menekuni berbagai profesi seperti: PNS, Anggota legislatif, TNI, Polri, Pegawai swasta, Dosen, Peneliti, Jurnalis, Pelaku Media, LSM, Penggerak\/ pemberdaya masyarakat serta wiraswasta, dll.<br \/>\nDalam sambutannya, Ketua STPMD \u2018APMD\u2019, Habib Muhsin, S.Sos, M.Si mengatakan wisuda bukanlah puncak dari perjuangan. \u201cDi hadapan saudara terbentang berbagai persoalan bangsa yang berat dan  kompleks, seperti lapangan pekerjaan, korupsi,  kemiskinan, ketidakberdayaan masyarakat, menurunnya nilai\u2013nilai kebangsaan dan lain sebagainya. Di  tangan saudara sebagai agen perubahan, diharapkan mampu  memberikan solusi terbaik bagi bangsa,\u201d tambah Habib Muhsin.<br \/>\nHabib Muhsin juga menyikapi perkembangan aktual terhadap munculnya perilaku destruktif, anarkis dan radikalis, seperti tindak kekerasan terhadap diskusi di kampus. Ia yakin pendidikan mempunyai peran dan tanggung jawab yang besar. STPMD \u201cAPMD\u201d diharapkan mampu membentuk pola pikir dan perilakumahasiswa yang berbasis kasih sayang, toleran terhadap realitas keanekaragaman.<br \/>\nLulusan STPMD \u201cAPMD\u201d dengan profesi apapun yang ditekuni tidak sekadar menekankan dimensi pikiran (intelektual), mengabaikan dimensi yang menyangkut budi pekerti (kekuatan batin, karakter). Selain itu, wisudawan diharapkan bukan generasi yang mengidap split personality (kepribadian yang pecah), lemah dalam mensikapi persoalan dan mudah terombang ambing.Untuk itu mandat sebagai \u201cpelopor pembangunan masyarakat desa\u201d harus melekat dalam diri alumni kampus ini di manapun berada.<br \/>\nSecara khusus Ketua STPMD \u2018APMD\u2019 memberikan langsung ijazah dan penghargaan kepada lima wisudawan dengan IPK tertinggi. Mereka adalah Exwan Novianto Shut, M.Si pascasarjana Ilmu Pemerintahan (3,79), Minardi SIP dari Ilmu Pemerintahan (3,88), Johan Nasruddin Firdaus SIKom dari Ilmu Komunikasi (3,68), Sr. Sebastian S S.Sos dari Ilmu Sosiatri (3,65), dan Melkisedek Tapehen Amd dari D3 Pembangunan Masyarakat Desa (3,84)<br \/>\nPada kesempatan yang sama Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Tujuh Belas, Ir. M. Barori M.Si, mengingatkan sivitas akademika STPMD \u201cAPMD\u201d bahwa pada tahun 2015 mendatang kampus tercinta akan berusia lima puluh tahun atau setengah abad yang biasa disebut ulang tahun emas. \u201cSehubungan dengan ulang tahun emas STPMD \u201cAPMD\u201d tiga tahun mendatang, saya ingin mengingatkan dan mengajak kita semua, marilah kita jadikan ulang tahun emas STPMD \u201cAPMD\u201d sebagai momentum untuk melakukan perubahan. Tentu saja, perubahan demi meningkatkan mutu dan pelayanan pendidikan di kampus kita,\u201d tambah Barori.<\/p>\n<p>Drs. Tri Agus Susanto, M.Si<br \/>\nKetua Panitia Wisuda STPMD \u201cAPMD\u201d TA 2011\/2012<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tribun Jogja, 29 Mei 2012 Pada Sabtu, 26 Mei 2012 lalu, STPMD \u201cAPMD\u201d Yogyakarta mewisuda 129 lulusan yang terdiri dari 8 lulusan Diploma tiga, 102 Sarjana (S1), dan 19 lulusan Pascasarjana (S2). Hingga saat ini STPMD \u201cAPMD\u201d telah berhasil meluluskan 14.633 lulusan. Para lulusan ini tersebar di seluruh penjuru tanah air dan negeri tetangga (Timor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-127","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=127"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131,"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127\/revisions\/131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=127"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=127"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ikom.apmd.ac.id\/v1\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=127"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}